Sepanjang perjalanan kembali dari rumah sakit Liam terus merenung. Berpikir sambil mengemudikan mobilnya yang bahkan Liam sendiri bingung harus diarahkan kemana. Liam memikirkan ucapan Sakti, Liam merenungkan kata-kata Erick. Apa perasaannya terhadap Gwen sebenarnya? Mengapa orang lain bisa memandang sikapnya pada Gwen sebagai perasaan suka? Apa tidak boleh kalau Liam tetap bersikap seperti kemarin-kemarin tanpa asumsi mengenai harus disebut apa perasaannya pada gadis itu? Sebab Liam sendiri, tidak tahu harus melabeli apa pada perasaannya. Liam hanya ingin bersikap baik, Liam hanya ingin Gwen nyaman dengannya, Liam hanya ingin... Gwen tidak menyesal membantunya. Liam rasa dia, hanya ingin Gwen merasa seperti itu, apa dirinya salah? Hembusan napas kasar Liam sekaligus mengantarkan pria it

