5 bulan kemudian .... Arthur menggeliat dari tidurnya, pria itu menajamkan pendengarannya saat mendengar suara isakan seseorang. Arthur bangun dan bersender di kepala ranjang, pria itu menoleh ke kiri tepat dimana Tabitha tertidur dengan posisi membelakanginya. Arthur semakin panik saat melihat tubuh Tabitha yang bergetar. "Hai, kau kenapa?" Arthur menyentuh bahu sang istri dan Tabitha pun melirik kearah Arthur. "Kau bangun?" "Ya, aku mendengar isakanmu, Ada apa?" "Arthur." Tabitha bangun dan langsung memeluk pria disampingnya. "Ada apa?" Arthur memang sudah terbiasa selama lima bulan kebelakang ini. Istrinya terkadang suka bangun malam hanya untuk meminta sesuatu, pernah sekali Arthur diminta untuk menjadi seorang pelayan di restoran milik France, dan jujur saja Arthur ingin sekali

