Setelah membaca pesan yang dikirimkan oleh fareta, tyaga kembali mencari alamat yang dikirimkan oleh sahabatnya itu dipesan sebelumnya. Lalu dia merasa sangat tak asing dengan alamat yang baru saja dia baca. Sepertinya dia pernah mendengarnya entah dari siapa. Lalu, tiba - tiba vero datang dan membuyarkan tyaga yang sedang berusaha mengingat. “Ga, lo kemana aja ?” Tanya vero dengan wajah yang polos. Sahabatnya yang satu ini tak mengerti apapun karena baru saja datang. Dan sepertinya vero sudah mulai hafal dengan kebiasaan tyaga yang sering tidur di ruang baca. “Gak kemana - mana, cuma mau tidur aja tapi nggak jadi.” Jawab tyaga dengan wajah datar. “Kenapa ?” “Liat aja ke dalem.” Jawab tyaga sebelum akhirnya pergi meninggalkan vero yang masih berusaha mencari tahu dengan maksud dari ka

