Bab 48. Dilukai Lagi

1173 Kata

Gadis yang tak lain adalah Meliza itu terus berjalan ke arah Majarani meski ia sudah diusir oleh Arsen. "Bebaskan mama!" teriak Meliza. "Aku nggak bisa karena itu keputusan kakak dan kalian sudah sangat dzolim padaku!" "Kurang ajar!" Meliza emosi dan hendak menampar Majarani, namun tangannya berhenti di udara kala Arsen mencekal tangannya. "Aku nggak akan membiarkan kamu melukai Maja!" "Dia ini w************n yang nggak pantas untuk dibela, jadi nggak usah membelanya, Arsen!" bentak Meliza pada Arsen. "Kamu yang murahan bukan dia!" Arsen membela Majarani. "Pergi dari sini!" usir Arsen lagi pada Meliza. "Enggak! Aku nggak akan pergi sebelum dia mau membebaskan mamaku!" Meliza menolak dengan nada tinggi. "Jika mau di sini, jangan bikin keributan!" ucap Arsen. "Bebaskan mama, Maja!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN