Bab 49. Halusinasi Atau Nyata?

1313 Kata

Malam harinya, Arsen dan Ratih pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Majarani. Setibanya di sana, mereka segera menuju ke ruang rawat inap dan masuk tanpa mengetuk pintu. Ratih berjalan ke arah meja dan menaruh kue kejunya di sana. "Bagaimana kondisimu?" tanya Arsen pada Majarani. "Sudah agak pulih." "Kakakmu ketiduran?" tanya Ratih kala melihat Richo tiduran di sofa sejak ia datang. "Hm, sepertinya dia kelelahan," jawab Majarani sambil tersenyum. "Nih kue kejunya." Arsen mengambil kue keju dari atas meja—samping brankar dan kemudian memberikannya pada Majarani. "Terima kasih, ini kamu yang bikin?" "Bukan, mama yang bikin." "Oh, Tante yang bikin, makasih ya dan maaf, Maja sudah buat Tante repot." Majarani meminta maaf kala ia merasa tidak enak. "Enggak apa-apa, dulu kamu yang me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN