Keesokkan harinya, Majarani telah tiba di bandara Indonesia, ia kini berjalan ke arah seorang pria yang sedang menunggunya. "Liam, di mana kakakku?" tanya Majarani pada pria berseragam brimob tersebut. "Dia sedang sibuk, ada banyak kasus yang harus ia selidiki!" jawab Liam sambil tersenyum dan mengambil koper Majarani, pria itu berniat untuk membantu Majarani. "Polisi yang bertanggung jawab atas penyelidikan tenyata sangat sibuk, menatap kakakku ada di sana?" "Ya itu adalah bagian jabatan yang di mana hanya atasan yang menentukan, kita nggak bisa milih!" Liam menjelaskan. "Ya sudah deh, ayo pulang!" ajak Majarani pada Liam. "Maja, ayo aku antar!" Arsen tiba-tiba datang menghampiri Majarani, setelah tiba di dekat Majarani, pria berseragam pilot itu langsung mengandeng tangan sang pr

