Richo mengernyitkan dahinya dan kemudian bertanya untuk memastikan semuanya, "Vina Amelia Saka?" "Iya, dia yang menyuruh dan membayar kami!" jawab Aldo dengan lantang. "Kali ini nggak akan ada yang boleh lolos dari hukuman lagi, yang bersalah harus dihukum!" ucap Richo yang kemudian pergi ke arah adiknya. "Arsen, kenapa kamu bisa ada di sini?" tanya Richo pada Arsen. "Tadi Maja mengirimkan pesan SOS padaku dan aku langsung melacak keberadaan ponselnya," jawab Arsen dengan wajah datarnya. "Jadi kamu yang telah menyelamatkan adikku lagi?" "Iya." "Terima kasih!" ucap Richo yang kemudian jongkok di depan adiknya. "Maja, pulang yuk!" ajaknya seraya mengelus pucuk kepala sang adik. Majarani hanya melihatnya dengan tatapan kosong, tatapan yang sama seperti dahulu ia trauma. "Ayo sayang

