MENCURI DENGAR

1008 Kata

Keesokan harinya Bora duduk di samping jendela sambil mencuri dengar diskusi papa dan ibu tirinya, pandangan mata kosong ke luar jendela. Pagi ini sepertinya mereka berdiskusi di meja makan, rupanya setelah profesor Hendra mengeluarkan larangan kunjungan, papa dan ibu tiri lebih memilih pulang. "Bora sepertinya tidak punya semangat di akademi, pernikahan adalah yang terbaik untuknya. Kamu lihat sendiri 'kan- hanya demi seekor anjing, dia stres seperti itu." "Benar, pa." "Dia juga membuat banyak kebohongan untuk menarik perhatian orang lain, bully salah satunya." "Aku melihat kalian berdua mendorong anakku, kalian kira aku buta? Aku menutup mata karena kalian adalah anak dari wanita yang aku cintai, dan kamu- aku sudah merawat anak-anak kamu dengan baik, kenapa kamu tidak mau merawat a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN