Plak! Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Anisa hingga membuat Anisa terhuyung kebelakang. Anisa baru saja datang ke rumah sakit bersama dengan Jordan. Tapi setibanya di rumah sakit, Dara langsung menampar Anisa, sehingga gerakan tiba-tiba Dara itu membuat semua orang yang ada di depan ruang IGD terkejut. Beruntung, saat Anisa terhuyung kebelakang, di belakangnya ada Jordan. Jadi Anisa tidak jatuh ke lantai rumah sakit dan membuat semuanya menjadi runyam. "Dara!" Bentak Raga. Raga rasa istrinya itu sudah keterlaluan. Untuk apa istrinya itu menampar Anisa? Semua yang terjadi kepada Damar adalah musibah. Tidak seharusnya Dara Terus menyalahkan Anisa. "Apa? Kamu mau bela Anisa Karena Anisa itu istrinya Jordan, teman kamu?" Dara menatap wajah suaminya dengan sorot mata tajam. Raga mengg

