Dara berlari dari lorong rumah sakit ketika Alex menelpon suaminya kalau keadaan Damar sedang kritis. Padahal tadi pagi dia baru saja datang ke rumah sakit dan adiknya dalam keadaan baik-baik saja setelah di beri donor darah olehnya. Lalu kenapa ini semua bisa terjadi? Kenapa malam ini adiknya bisa kritis setelah menerima transfusi darah darinya? Kedua tangan Dara di pegang oleh Panji dan juga raga ketika Dara memberontak dan ngotot ingin masuk kedalam ruang IGD. Dara menangis dan menatap pintu ruang IGD dengan tatapan mata merah menyalah. "Dasar bodoh, kenapa dia mengorbankan nyawanya sendiri untuk Anisa? Kenapa harus adikku yang ke tembak? Kenapa Mas?" Tubuh Dara merosot ke bawah. Tangannya memukuli lantai rumah sakit dengan air mata yang tidak bisa untuk berhenti dari kedua pelupuk ma

