Benda pipih milik Dira berbunyi, terdengar dengan jelas adzan Zuhur yang membuat pandangannya teralihkan. Tak terasa kini sudah jam setengah satu dan waktunya untuk istirahat sekalian menunaikan kewajibannya itu. Lantas dia pun mematikan bunyi tersebut agar tak mengganggu para karyawan lain, secepatnya dia menyelesaikan pekerjaannya. "Sudah belum? Ayo kita makan siang," ajak Melly. Kepala Dira mengangguk, dia sama sekali tak mengalihkan pandangannya. Wanita itu tampak masih sangat fokus menyelesaikan pekerjaannya. "Tunggu sebentar saja." Menunggu hanya waktu 5 menit saja, Dira pun mematikan komputer nya. Dia mengambil tas kecil yang ada di belakang bangkunya. "Sepertinya aku ingin ke masjid dulu, apakah kalian mau ikut?" "Ya, tentu saja." Tangan Dira ditarik dengan cukup kuat oleh

