Teror Riko

2002 Kata

"Dia benar-benar menikah dengan pengusaha itu," ujar seorang pria berkumis tipis. Pria yang tampak sedang menyalakan sebatang rokok dengan pemantik api yang ada di tangannya itu. "Dan mereka terlihat sangat romantis sekali," lanjutnya lagi sembari menunjukkan sebuah seringai kecil. Seringai yang membuat lawan bicaranya langsung merasakan suasana hati memburuk setelah mendengar ucapan tersebut. "Bram, jangan membuat emosiku terpancing," ujar lawan bicaranya dengan suara yang pelan, tapi penuh akan penekanan. Bram hanya bisa tertawa dengan pelan, dia seperti merasakan euforia kala melihat temannya itu sedang merasa emosi seperti sekarang. Yah, ini adalah kebahagiaan. "Meski kau bilang mereka melakukan ta'aruf, tapi kemesraan itu terlihat. Apalagi suaminya, sangat mencintai wanita m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN