Ruangan itu terlihat lebih ramai, tak seperti sebelumnya. Biasa Dira hanya bersama dengan Azka yang menemaninya dikala sedang masa perawatan, kini seluruh sahabatnya itu hadir bersama dengan kedua adiknya juga. Azka telah berhasil membuat semua perasaan takut Dira hilang. Meski trauma itu masih tetap dia, tetapi setidaknya saat ini Dira telah berhasil mengikis semua trauma itu. Senyumannya kembali hadir di wajah cantik itu. Jika kemarin dia sangat menolak keras seseorang yang ingin menjenguk kecuali Azka, kini dia lebih menerima mereka yang datang. Mengobrol dengan mereka, telah berhasil membuat pikirannya tak lagi tertuju pada kejadian itu. Ya, dia sangat menikmati waktunya bersama dengan teman-teman nya itu. "Kenapa mata mu terlihat sembab seperti itu, Dewi? Tak biasanya kau mena

