Sebuah teriakan yang sangat kencang itu tentunya sangat mengagetkan Dira yang masih mencoba satu kebaya. Wanita yang sedari tadi asik memandang tubuhnya di depan cermin langsung menengok ke arah pintu. Perasaan khawatir itu menguasai hatinya. Buru-buru dia melangkah keluar dari kamar, dilihatnya Mika dengan wajah khawatir kini menghampirinya. "Di mana Ibu?" tanya Dira langsung. "Ibu akan dibawa ke kamarnya. Itu!" Mika menunjuk pada beberapa pria yang membawa tubuh sang ibu yang tampak lemas. Rasanya saat itu Dira ingin menangis melihat keadaan sang ibu yang ternyata belum membaik. Setelah tubuh wanita paruh baya itu diletakkan di atas ranjang, langsung saja Dira menghampirinya. Dapat dilihat bagaimana pucatnya wajah cantik milik sang malaikat yang selama ini menjaga nya. Mata Dira l

