Keinginan Terbesar

1998 Kata

Kelopak mata yang sedari tampak tertutup rapat, kini mulai terbuka. Gelap, hanya remang-remang cahaya yang dilihatnya dari arah lampu tidur. Dia hanya diam untuk beberapa saat dan tak ada pergerakan sedikitpun yang berasal dari dirinya. Pria itu menoleh ke samping, melihat sosok wanita yang kini tampak sudah tertidur dengan nyenyak posisi menghadap ke arahnya. Dengan pelan, dia merubah posisinya juga, agar bisa berhadapan langsung pada wanita itu. Satu tangannya terangkat, melambai tepat di depan wajah istrinya, berusaha mencari tahu apakah Dira benar-benar nyenyak dalam tidurnya atau tidak. Melihat wanita itu yang sama sekali tak terganggu dengan lambaian tangannya, membuat dia langsung beranjak dengan sangat pelan, berusaha tak menimbulkan guncangan yang justru bisa membangunkan tidu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN