Dua minggu berlalu dengan damai, bekas luka j*****m itu telah lenyap dari wajah tampanku, selama itu pula.. aku menginap di rumah Marvel, kami menghabiskan malam-malam panas mengairahkan demi mengenang masa lalu. Rupanya Marcel telah bercerai dengan wanita yang dulu ia nikahi setahun yang lalu dan dia bersedia menjadi f**k buddyku kembali. Yess!! Dapat uke manis. Dengan senyuman mengambang, aku berjalan sambil melompat-lompat kecil ke kantor yang selama ini aku abaikan, tentu saja diantar oleh uke manisku si Maoru? Eh apa iya itu namanya? Ah pokoknya biarlah. "Dadah Marcell sayang~♡" Ucapku seraya melempar kiss bye padanya. "Marcello Marv, lagi-lagi kamu lupa.." Balas si uke manis seraya menghela nafas. "Oh.. iya maafkan aku baby, tapi aku sayang padamu kok~" Aku kembali mendekatinya,

