Cinta, Penyesalan, Mimpi dan Kewarasan

984 Kata

"Ray... Aku nggak bisa..." "Kalau kamu terus-terusan begini kamu tahu sendiri apa yang akan terjadi pada tubuh kamu bukan? Dokter nggak perlu diajarin lagi tentang kesehatan tubuhnya kan?" Ray menatap ke dalam manik mata Bintang. Bintang tersenyum miris, sebagai orang yang mempelajari dunia medis, tentu saja ia tahu apa yang akan terjadi pada tubuhnya jika ia terus melakukan mogok makan dan memaksa dirinya untuk terus terjaga sepanjang hari. "Aku anter kamu pulang... Kamu mandi, makan dan tidur sebentar. Setelah itu kita kembali lagi ke sini.. Ok Bee? Kamu mau kan dengerin aku?" Ray mengusap-usap tangan Bintang. "Gimana kalau aku pulang dan Bastian bangun? Gimana kalau aku pulang dan Bastian tidak pernah bangun?" air mata berlomba-lomba untuk keluar dari kedua mata Bintang. "Jangan tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN