"Aku ada kado buat kamu." Bastian mengeluarkan sebuah kotak beludru berwarna merah dari dalam kantong celananya dan mengulurkan kotak kecil itu kepada Bintang, "Saat ini, hanya ini yang bisa aku beli buat kamu Bee... Nanti kalau aku udah ada kerjaan tetap aku akan kasih yang lebih bagus buat kamu." Bastian melanjutkan perkataannya sembari tersenyum manis. Air mata Bintang mengalir melalui kedua matanya saat ia melihat cincin emas putih berhiaskan satu buah permata pada bagian tengahnya saat ia membuka kotak yang diberikan Bastian tadi."Bas..." ujarnya dengan lirih. Bastian mengecup puncak kepala Bintang. "Will you marry me, Bintang Mahesti?" Bastian menggenggam kedua tangan Bintang dengan erat dan menatap ke dalam manik mata kekasihnya itu, "Bukan sekarang Bee... Tapi aku mau latihan dul

