Bab 56 | Setelah Tiga Tahun

1639 Kata

“Assalamualaikum ya zaujati, masak apa pagi ini, sayang?” Tanya Fayez yang baru memasuki dapur dan langsung memeluk Hasna dari belakang dan mengendus aroma Hasna yang selalu menjadi favoritnya, pria itu mencari kenyamanan di leher Hasna. Hasna tersenyum dan merasa geli dengan tingkah Fayez, dia mengusap lembut lengan Fayez yang melingkar di perutnya dan melepaskannya dengan pelan. “Cah kangkung, pindang dan tempe goreng, Mas. Lepas dulu ya.” Bisik Hasna membuat Fayez meregangkan pelukannya, lalu tangan pria itu dengan lihai mematikan kompor dan membalikkan tubuh Hasna. “Aku sangat mencintaimu, istriku. Kamu bertambah cantik saja setiap harinya.” Bisik Fayez kembali memeluk Hasna dan mengusap lembut punggung Hasna. Ada perasaan gelisah dalam diri Fayez yang sangat ia sembunyikan kin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN