Part 72 | Melihatnya Kesakitan

1833 Kata

Hasna baru saja menyelesaikan sesi terapinya dan seperti biasa, hal yang tubuhnya rasakan setelah menjalani terapi adalah mual dan juga tubuh yang terasa sangat lemas. Dia keluar dari ruangan radioterapi itu dengan bertumpu pada dinding, lalu pelan-pelan duduk sejenak di kursi tunggu depan ruangan radio terapi. Dia memejamkan matanya, helaan napasnya terdengar berat dan melelahkan, dia akan beranjak untuk mengambil obat di apotik. Namun suara Dokter menghentikannya. “Ibu Hasna, kita perlu mendiskusikan perkembangan penyakit Ibu dan tindakan yang perlu kita ambil.” Ucap Dokter wanita itu membuat Hasna mengangguk dan mengikuti langkah kaki sang dokter. Saat tiba di sana, Hasna bisa melihat raut keruh di wajah dokter dan juga tatapan prihatinnya “Ibu Hasna, dengan sangat menyesal sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN