Sakit Hati

1140 Kata

Hati Anjani sangat sakit ketika melihat Juna sedang bersama seorang wanita di kontrakannya yang dulu. Tanpa diminta, buliran-buliran bening itu membanjiri pipinya. Sementara Farhan menatap kebingungan. Karena dia tidak mengenal sosok pria dan wanita yang berada di kontrakan tersebut. “Anjani, rupanya udah ada yang nempatin kontrakanmu yang dulu. Apa kamu mau ngambil barang-barangmu yang tertinggal di sana? Mungkin aja kamu mau gunain lagi identitas aslimu.” Anjani tersentak. Dia menghapus jejak-jejak air matanya. “Ah, nggak usah, Pak Farhan. Lagian buat apa aku pake identitas yang lama. Aku udah nyaman, kok, sama identitasku yang baru. Kita pulang aja, yuk, Pak. Yang penting aku udah kesampaian ngelepas rindu liat kontrakanku yang dulu.” Akhirnya mereka pun kembali pulang. Selama dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN