Buku-buku berwarna hitam yang cukup tebal bertebaran diatas meja. Di tungku perapian, rebusan yang berbau sangat menyengat mendidih dengan tekstur kentalnya. Pelayan cristof mengaduk-ngaduk rebusan itu yang entah terbuat dari apa. Berbagai tanaman aneh, bubuk-bubuk dan benda-benda sakral bercampur aduk di dalam tungku itu. Cristof menutup salah satu buku yang selesai dibacanya dan mengambil cairan kental berwarna merah dan mencampurnya dengan cairan berwarna hitam. Mulutnya mengumamkan sebuah mantra yang baru saja ia lihat dari bukunya. Saat ia selesai membaca mantranya ia memasukkan campuran cairan itu kedalam tungku, dan wooshh.. Dengan sekejap rebusan ramuan yang ada di dalam tungku tadi berubah menjadi air yang begitu jernih dan bersih. Padahal sebelumnya ramuan di tungku itu berwarna

