Putus

1624 Kata

"Bibir kamu cantik jika begini".ucap Andra melepaskan pangutannya sejenak, melihat bibir Dira yang sudah mengembang. Dan kemudian kembali melakukan aksinya itu. "Apa sekarang kakak bahagia saat aku mulai takut bukan nyaman dengan kakak?".tanya Dira saat mereka sudah berada di dalam kamar milik Andra yang berada di mansion pemuda itu. "Tentu saja, dengan begitu artinya kamu gak akan berani dan punya rencana untuk lepas dari aku".balas Andra dengan tangan yang sibuk memilih milih rambut Dira. "Gila, aku baru sadar kakak yang sekarang oh atau mungkin dari dulu sudah gila, hebat banget ya kak bisa nipu aku selama itu". Andra tidak menyahut dan bahkan mungkin tidak terlalu mendengarkan yang ia inginkan hanya agar Dira selalu bersamanya, tidak peduli dengan cara apapun itu, membayangkan bany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN