Khumaira mendatangi klinik yang lain, terserahnya mau menunjuk yang mana, Khalid bersedia mendampingi sesuai keinginan Khumaira. Dan hasilnya hanya sedikit saja berbeda dari yang tadi, katanya kondisi janin Khumaira kurang normal di detak jantung. Namun, tidak ada kelainan yang terlihat sementara ini. Lalu tentang obat tulang, dokter punya saran yang sama dan Khumaira mendapati obatnya baik-baik saja, tak seperti temuan di apotek pertama yang ia kunjungi bersama Viona. “Apa lagi setelah ini?” tanya Khalid menahan diri dengan sepenuh sabarnya. Khumaira yang duduk di sampingnya tanpa kain cadar itu mencebik singkat. Sadar dirinya telah berbuat merepotkan. “Dokter keluarga Abinaya?” tambah Khalid selagi menunggu jawaban istrinya. “Aku akan meminum obat itu,” putus Khumaira akhirnya. Ras

