Aku sedang berada di kamar tamu yang memang di persiapkan untukku, sengaja tidak menutup pintu kamarku. Aku terdiam dan ingin menguping apa yang akan diucapkan oleh ke empat orang yang semuanya ada di ruang kerja milik Papa Denis. Ruangan itu tidak jauh dari kamar tamu tempatku berada dan lagi pintunya tidak tertutup rapat tadi. “Mikir kamu, Nash?! Kamu tuh mau ngapain sebenarnya? Kalau kamu emang gak berniat sama Caca, bilang dari awal. Kamu tau gak sih gimana malunya Mama, lihat anaknya jalan mesra sama wanita lain dan itu mantan pacarnya. Kalian mau apa sebenarnya? Mau kasih tunjuk satu dunia kalau kalian ini pasangan? Iya? Dulu kalian ngapain aja pas masih jadi pasangan? Sengaja mau nutupin dan sekarang apa?! Kami sengaja jaga privasi Caca sesuai sama permintaanmu karena dia gak biasa

