Aku meminta Ika datang ke kos yang sudah jarang aku tinggali karena memilih berada di apartemen Nashby. Aku ingin curhat padanya secara hati ke hati walaupun ada kemungkinan yang aku curhatkan akan sampai juga ke telinga Nashby. Aku sudah tidak peduli. Aku butuh teman curhat dan aku merasa tidak memiliki siapapun sebagai teman curhatku saat ini. Aku terlihat seperti orang yang introvert parah dan tidak memiliki teman sama sekali. Sejujurnya aku punya banyak teman dulu saat berkuliah, tapi orang yang ku anggap sahabat hanya ada satu orang dan dia sedang bersekolah di Inggris. Perbedaan waktu membuat kami jarang berkomunikasi. Sehingga saat di Jakarta, aku yang memang mudah bergaul tapi tidak pandai memulai persahabatan terjebak dalam situasi tidak menyenangkan berbulan-bulan lalu saat masi

