E N A M

1020 Kata
Sesampainya didepan rumah, Alya melihat kondisi rumah yang sangat sepi, seakan-akan tidak ada tanda-tanda kehidupan didalam rumah itu. "Ky kok gada orang orang dirumah ya pada kemana kali?" Ucap Alya sambil menyilangkan kedua tangannya.  "Gak tau ya. yaudah nanti aku yang temani" Ucap Rizky. dan Alya menganggukan kepala." tapi gue juga udah bilang sama mamah kok, tapi katanya dikit lagi sampai rumah" lanjutnya Setelah rizky selesai memparkirkan kendaraannya, mereka berdua melangkah menuju teras rumah yang suasananya sangat sepi.  Alya membuka pintu, dan ternyata tidak terkunci sama sekali. ia berpikir, apa seluruh keluarga pergi tanpanya atau gimana. "parah banget sih asli kalo mereka pergi tanpa gue" ucap Alya dengan sebal dan rizky hanya terkekeh mendengarkan keluh kesah Alya. Rizky mengambil senter yang ada di dekatnya, akhirnya mereka berdua memakai senter untuk penerangan didalam rumanya. "Maaaahhhh....paah...."  tetapi tidak ada jawaban sama sekali. "ky makin kesini ko makin serem sih" ucap Alya yang berada dibelakang Rizky. Tanpa Alya sadari, Rizky mengarahkan mereka berdua ke halaman belakang " ky mau ngapain halaman belakang, kan tombol lampu gak disana" ucap Alya "udah sini aja, kayak ada seseorang disana, jangan-jangan maling" ucap Rizky yang membuat Alya semakin takut. "serius, asli demi apapun gue takut" ucap Alya "Tenang ada aku" Ucapnya . pada saat kami berdua tengah sampai halaman belakang, betapa terkejutnya Aly apada saat itu. melihat Hiasan yang bertuliskan "Happy Birthday" balon-balon yang bertebaran lalu hiasan lampu yang mempercantik suasana belakang rumah ini. *supriseeeeeeeee* dan lebih terkejutnya, ada seluruh anggota keluarganya dan sahabat gue yaitu Lily, Eddie,Putra. ulang tahun paling terbaik sepanjang hidup gue.apalagi dengan kedatangan kedua abangnya yang membuat Alya semakin terharu. memang sweet 16 ini hari yang sangat bahagia menurutnya. ia berfikir papah, mamah  dan teman-temannya lupa dengan ulang tahunnya, ternyata mereka menyiapkan ini semua bersama rizky dan sahabat Alya  yaitu Lily. Setelah Alya make a wish dan meniup lilinnya, semua nya bertepuk tangan bahagia. Dan tiba-tiba saja air mata Alya ini mengalir dengan sendirinya. "uuuu sahabat gue gak boleh sedih" bujuk Lily yang memeluk Alya tiba-tiba. "sudah-sudah jangan pada sedih, mending kita makam-makan, mamah udah maak yang banyak buat kita semua" ucap mamah. dan akhirnya mereka semua menikmati malam yang sangat berharga untuk hidup Alya. dan Alya sangat beruntung memiliki keluarga, sahabat seperti mereka semua. Setelah acara selesai, dan membereskan kembali alat-alat makan dan sebagainya. teman-teman Alya dan Rizky berpamitan kepada mamah dan papa Alya. "om , tante terima kasih banyak, saya dan teman-teman pulang dulu ya" ucap rizky "iya tante, masakkan tante paling enak, lain kali, kita makann-makan lagi tan" ucap Eddie dan mamah hanya tertawa . ** Keesokan harinya, Alya kembali sekolah seperti biasa, ia menduduki kursi miliknya dan melihat ke kursi Lily yang menandakan kalau sahabatnya belum datang "Alyaaaaaaa...." teriak lily "Bersik deh lo"ucap Alya  kesal "Nih kado buat lo ya. sorry kemaren gue kerumah lo di paksa sama temennya rizky tapi gue lupa bawa kado buat lo, cieee kalung baru dari rizky yaaaaa" ucapnya sambil berteriak sehingga suasana kelas menjadi hening. "Isssh lu tuh bisa diem ga betein banget" ucap Alya dan meninggalkan lily "Mana ya rizky?" tampaknya bingung, lalu Alya menjawab chat rizky Alya: "dimana?" Rizky: "Aku gamasuk, kamu gausah khawatir aku lagi dirumah saudara" Alya: "Yaudadeh" ** Sesampainya dirumah, seperti biasa Alya berteriak di seluruh ruangan. Biar semuanya tahu kalau putrinya sudah pulang. "Mamaaaaa.... Alya pulang" ucap Alya sambil teriak teriakan Mama alya sambil memegang kepalanya "Berisik nak,kepala mama pusing ini" "Ahhh mama maaaf sini alya pijitin" ucap Alya sambil memijat kepala mamah tiba-tiba handphonenya berbunyi "siapa yang telpon nak" kata mamah yang penuh tanda tanya "Gatau mah,bentar alya angkat dulu" ucapku sambil mengangkat telponnya. Alya: "Haloooo" (02154201388) "Hallo,apa benar ini alya?" suara perempuan yang membuat alya bingung. Alya:  "Iya benar,ini siapa?" (02154201388) "Ini dari rumah sakit,apa nak alya kenal rizky atmaja? " Alya: "Iyaaa memang kenapa ya dengan rizky ?" (02154201388) "Rizky atmaja mengalami kecelakaan dan sekarang berada dirumah sakit" Alya langsung mematikan telpon dan bergegas untuk ke rumah sakit. Mamahnya yang meliha tputri satu-satunya khawatir itu akhirnya bertanya  "Telpon dari siapa nak"  "Dari rumah sakit" ucapAlya sambil bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit. "Siapa yang sakit nak" Ucap Mama lagi Alya dengan kecepatan penuh, lari menuruni anak tangga dan mamahnya menegikuti dari belakang, dan berkata "Rizky kecelakaan, Aku ke rumah sakit ya" Ucap Alya sambil pamit ke Mama. "kelvin temenin adikmu dulu ini" teriak mamah dan akhirnya mucullah sosok abang Alya. "kenapa mah?" tanya bang Kelvin "ini antarkan alya ke rumah sakit, nanti jemput alya lagi. Rizky katanya kecellakan " jelas mamah dan akhirnya Alya kerumah sakit diantarkan oleh Abangnya. Selama diperjalanan, alya sangat khawatir dengan keadaan Rizky. walaupun Rizky memang bukan pacarnya, tetapi ia sangat care dengan kondisinya. Bang Kelvin yang melihat adik perempuannya itu sedang khawatir, akhirnya ia membukakan suara " dek, jangan khawatir, jangan terlihat lemah di depan dia. gue yakin kok. kalo rizky liat lo bahagia pasti ia akan ikutan bahagia ko"  "masa gue seneng liat dia kecelakaan si bang" ucap Alya "ya gak gitu juga, setidaknya lo memberikan aura positif untuk Rizky, biajr gak gak makin khawatir sama lo" ucap Bang Kelvin dan akhirnya Alya mengerti. Sesampainya dirumah sakit, Alya menuruni mobil dan ia juga sudah bilang kepada bang kelvin untuk menjemputnya lagi. Akhirnya, Alya langsung pergi kebagian administrasi rumah sakit untuk menanyakan kamar rawat Rizky . "Atas nama Rizky Atmaja mahveen, di rawat di kamar berapa" tanya Alyakepada suster "Di ruang 225" ucapnya dan gue langsung pergi kesana. Sesampainya diruang rawat Rizky, Alya melihat Rizky yang terbaring lemas. "Kyy...." ucap gue sambil menangis dan memegang tangan rizky "ky,bangunnnnn" "Yaya, kamu kenapa?" tiba-tiba suara yang membuat Alya terkejut. "Yaampun ky kamu gimana keadaannya jangan sakit aku gabisa tanpa kamu ky" ujar Alya. Tangan rizky sambil mengusapkan airmata alya yang jatuh "Tenang aja sayang besok boleh pulang kok" ucapnya sambil menenangkan alya.  "gamau gue kehilangan lo ky" ucapnya didengar oleh rizky. "hm kamu ngomong apa? coba ulangi" ucapnya yang membuat Alya hanya tersipu malu. "ga harus sekarang ya kamu membalas perasaan aku, masih ada hari esok" ucap Rizky lalu tersemyum kearah Alya. senyuman yang sangat tulus membuat Alya semakin jatuh kedalam pesonanya. "sesetia itu dia nunggu gue siap untuk membuka hati"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN