“Abang, lihat ini.” Lentera berteriak, memamerkan boneka Barbie yang baru saja dia buka dari kotaknya. Sebuah boneka yang memiliki bulu mata yang lentik, rambut panjang yang pirang serta baju ala princess yang bewarna biru melekat indah di tubuhnya, di tambah aksesoris permata di rambutnya. Boneka sepeti itu sudah lama Lentera impikan dan tadi di saat Suryo menawarkan untuk membeli mainan, Lentera langsung saja mengatakan kalau dia ingin sekali memiliki boneka Barbie. “Lentera,” sanggah Laras saat putrinya dengan enteng menyebut boneka yang harganya cukup mahal itu. Lentera cemberut dan menunduk. Semua itu tidak lepas dari pandangan Suryo, pria itu memperhatikan mimik wajah Lentera dari kaca spion depan mobil. “Om akan belikan, Lentera mau apa lagi?” tanya Suryo dengan senyum yang leba

