Tubuh Nusa bergetar hebat saat mendengar Laras berbicara dengan kedua anaknya yang sedang tidur. Wanita itu, wanita yang telah menyerahkan hidup kepadanya beberapa tahun yang lalu ternyata harus berjuang demi kelangsungan hidup anak-anak mereka sejak ia tinggalkan. Hei Nusa! Apa selama dia hidup dengan mu dia tidak hidup susah? Ingat! Dia pernah makan nasi dengan garam saja ketika kamu pulang tidak membawa apapun! Apa dia pernah mengeluhkan saat hidup susah bersama mu? Tidak! Dia wanita yang tidak pernah mengeluh karena memiliki rasa cinta yang besar pada keluarganya. Kamu saja yang tidak tahu diri telah meninggalkannya demi wanita yang tidak tulus mencintaimu. “Meoooong....” Nusa berjalan mendekat dan ikut merebahkan diri di samping Laras. Aksi Nusa itu membuat Laras terlonjak, pas

