PART 15

1097 Kata

Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, dan perjalanan sudah sekitar dua setengah jam, menuju puncak. Zahra sendiri sudah tidur lebih dari satu jam yang lalu. Wanita itu bahkan tak sadar kalau dering ponselnya menggema berulang kali. Tapi karena ponsel itu ada ditangan Zen, jadinya pria itu yang berulang kali juga mematikan sambungan telepon. Ya, pembicaraannya tadi dengan Abi menyangkut Zahra dan kedua orang tuanya. Salwa sendiri kepergok salah satu anak buah Vade, yang masih stay di rumah sakit. Dan dari itu Vade beranggapan kepergian Zahra ke Bandung karena event donor darah, semuanya bohongan. Banyak panggilan dari Abi dan Umi wanita itu, tapi tak satupun ada yang Zen angkat. Apalagi saat nama Vade yang tertera, Zen membiarkannya. Tapi saat nama Hafid dan Ima terpampang dilayar, baru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN