Kebenaran Yang Terungkap

1451 Kata

“Akh...” Rhea mulai meringis kesakitan. Masih berusaha melindungi wajahnya dari tendakan-tendangan kejam para karyawan. “Hentikan!” Seketika sebuah suara yang amat ia kenal menghentikan pemukulan tersebut. Dengan pandangan yang kabur, Rhea bisa melihat tak jauh dari tempatnya terbaring tak berdaya, ia melihat suaminya berdiri dengan penuh wibawa, lengkap dengan setelah jas hitam dan terlihat gagah. Kemudian, pandangan Rhea pun menghitam hingga akhirnya ia tak sadarkan diri. Ethan pun mendekati Rhea yang sudah tak sadarkan diri. “APA YANG KALIAN LAKUKAN!” pekik Ethan emosi. Bahkan saking marahnya, urat nadi di perpotongan lehernya terlihat jelas. Rini yang tak tahu siapa Ethan sebenarnya segera mendekat dengan wajah penuh menantang. Seakan ia sama sekali tidak takut dengan lelaki yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN