Pagi sekali, Daniel sudah kembali ke Lembang meningglkan Axel yang masih tidur setelah salat Subuh tadi tidur lagi. Setidaknya Daniel sudah menyampaikan kekhawatirannya kepada Axel. Ia sering berpikir, hubungannya dengan Axel dulu sewaktu masih remaja sangatlah rumit, sering bertengkar untuk hal-hal yang remeh temeh. Semenjak Axel kuliah, semua membaik. Axel lebih kalem dan komunikatif. Sementara ia menilai hubungan Bimo dan Axel sebaliknya. Dulu, Bimo selalu menjadi penengah. Sekarang Daniel menginginkan hal yang sama, ia ingin jadi penengah antara Bimo dan Axel. Hubungan Bimo dan Axel tidak hanya rumit tapi aneh. Ada apa di antara mereka yang tidak Daniel ketahui? Daniel menepis jauh-jauh pikiran buruknya. Tadi sebelum pergi sudah menitipkan Axel pada Nin, agar lebih banyak mengo

