Perasaan Axel sedikit lega kini, meski dalam hati kecil merasa dirinya egois. Mengikat Rian bukan dengan cinta yang sesungguhnya, tetapi lebih kepada karena takut sendiri juga takut Rian pergi. Ternyata kehilangan Rian untuk beberapa hari telah membuatnya merasa timpang dan sadar bahwa dia butuh Rian ada di sisinya. Apa pun itu namanya, jika itu merupakan benih-benih cinta maka akan dijaganya sampai mekar sempurna. Kehadiran Rian dan cintanya pada Bimo adalah dua hal yang berbeda. Axel, merasa meski dia cinta pada Bimo. Toh, Dia mampu melepaskan Bimo pada akhirnya bahkan selalu mendoakannya bahagia. Untuk Rian, Axel merasa harus memperjuangkannya, bukan demi dirinya saja, buat Nin juga Ayah Daniel. Rian memiliki pribadi yang baik dan bisa menyenangkan setiap orang, ada rasa nyaman bera

