Hari terus berlalu hingga tak terasa kandungan Alyssa sudah masuk bulan ke sembilan. Lima bulan berjalan ia terus berjuang melawan rasa mual dan kelelahan. Tapi itu semua ia jalankan dengan penuh suka cita. Demi sang buah hati. Kegiatan PLK nya sudah selesai dari beberapa bulan lalu. Kini Alyssa tengah disibukkan dengan penggarapan skripsinya sejak selesai pula dari seminar proposal. Alyssa tak percaya jika ia bisa sampai ke tahap ini. "Miss Alyssa!". Seseorang memanggil namanya. Wanita itu menoleh dan mendapati seorang gadis muda yang sedang mengantri di kafe milik Rio. Ya, Alyssa menghabiskan waktunya di Sams Cafe. Membantu mengelola usaha yang Rio rintis sejak masuk sekolah menengah atas. "Hai Vanya!". Gadis itu, Vanya menghampirinya dengan senyum riang. Ia pun bersalam

