47

1059 Kata

"Jenderal Akram. Hentikan permainan ini. Kau tidak boleh lakukan ini di belakang Eleanor. Kau paham apa kesalahanmu?" Jenderal Akram duduk di kursi dengan bertopang dagu. Kedua iris pekatnya menusuk tajam pada tiga tetua yang duduk menatapnya tak bersahabat. Mereka marah. Itu sudah jelas. Tetapi, Akram terlalu malas meladeni mereka. "Bukan masalah. Eleanor tahu tentang ini. Dia membiarkanku melakukan apa yang kumau. Selama kehidupannya tercukupi, dia baik-baik saja." "Pikirkan Sebastian dan Levant!" Jenderal Akram memiringkan kepala dengan senyum dingin. "Aku mencoret Amante Sebastian dari daftar warisanku. Dia tidak berguna. Dia seratus persen menurun gen Amante Eleanor—yang sama tidak bergunanya dengan dirinya. Hanya ada Amante Levant, satu-satunya penerusku yang unggul dalam segala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN