bab 8

3086 Kata

Panglima Sai menurunkan kaki kanannya dari kursi. Menatap pemandangan meja makan yang sepi. Saat dia mendesah pelan, mendengar suara ribut dari arah dapur. Karena ini masih pagi, kegiatan istrinya pasti berkutat di dapur. Dan putranya, biasanya masih ada di kamar untuk mencari pakaian hangat. Panglima Sai berjalan. Membuka tirai jendela rumah, menemukan militer hitam Dallas masih berpatroli seperti yang Jenderal perintahkan semalam. Pengamanan diperketat, dan Panglima Sai cukup bisa menghela napas lega karena Jenderal memerintahkan militer untuk kembali masuk ke setiap distrik sebagai pengamanan tambahan. "Ethan!" "Ethan?" Wise Cassandra menoleh. Mencari ke kamar putranya dan Gabriel tidak ada di dalam. Ibu satu anak itu lantas membuka pintu, menemukan Letnan Edsel tersenyum tipis bersa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN