Zanara menikmati sajian di piringnya. Sebenarnya ini merupakan makanan yang biasa ia santap sehari-hari, tetapi terasa berbeda karena suasana restoran yang juga berbeda dari biasanya. Ini kali pertama ia datang ke tempat itu dan menikmati menu yang disajikan. Pemandangan ala Venesia yang membuat Zanara ternganga dan tak mampu berkata-kata. Sepanjang usianya berada di kota ini, ia belum pernah datang ke tempat itu. Bagaimana mungkin Mark tahu tempat seindah itu? Ataukah justeru dirinya yang terlalu lama asyik dengan duania yang terkungkung hingga tidak mengetahui ada lokasi seindah ini di Evermont. "Kau menyukainya?" tanya Mark, dengan wajah tak henti mengulas senyum. Mark bahagia melihat Zanara yang sepertinya betah mengedarkan pandangan ke sekeliling restoran. Zaanara tampak lebih sib

