33. Dara mengidam

1810 Kata

Saat sampai di apartemen Bulan. Alam, laki-laki itu tidak mau jauh dari Bulan, seperti takut kalau Bulan akan benar-benar pergi darinya. Ke mana pun Bulan pergi, dia selalu ikut meski masih di dalam apartemen. Ketika Bulan mandi, Alam dengan setia menunggu wanita itu di depan pintu kamar mandi. Saat Bulan hendak ke dapur untuk makan malam, laki-laki ikut. Tidak peduli kalau Bulan selalu risih digituin. "Nggak pulang?" tanya Bulan. Bulan duduk bersandar di kepala ranjang, sementara Alam menenggelamkan wajahnya di sisi ketiak Bulan. Alam sedikit mengangkat kepalanya. "Kamu ngusir gitu?" tanyanya sarkas. Bulan tertawa pelan, matanya kembali fokus membaca majalah di tangannya. "Nggak ngusir, cuman mau ingetin. Sekarang udah jam berapa, ntar Dara bisa curiga," ujar Bulan sambil melirik ke a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN