Demam Asti belum turun hingga pagi. Meski panasnya sudah sedikit menurun. Akan tetapi, Asti tetap tidak bisa jauh dari Alam kalau sedang sakit seperti ini. Anak itu akan lengket dengan Alam dan itu bisa saja membuat Dara cemburu setengah mati. Lihat saja seperti sekarang. Alam dan Asti duduk bersandar di kepala ranjang, sementara Asti nampak bersandar di d**a bidang sang papa, sementara Alam dengan telaten menyuapi Asti. Dara hanya bisa menatap iri pada dua orang itu. Alam tidak masuk kerja hari ini, mengingat putri kesayangannya belum sehat. "Papa," panggil Asti pelan. Anak itu terlihat sangat kemas sekali. "Iya sayang?" balas Alam dengan satu tangan terangkat untuk mengelus kepala Asti. "Nggak mau minum obat," lirih anak itu. Alam jadi melirik ke arah obat yang ada di tangan Dara, w

