38. Kecurigaan Dara

1334 Kata

Bulan asik menonton acara gosip di tv. Sesekali meneguk bir kaleng di tangannya. Bulan mengernyit saat mendengar pintu apartemennya seperti di buka dari luar. Bulan menegakkan tubuhnya. Matanya tetap lurus menatap layar tv yang masih menyala. Berbanding balik dengan telinganya yang terus mendengarkan langkah kaki semakin mendekat. Tubuh Bulan sedikit menegang kala merasa pelukan di lehernya. Sebuah tangan melingkar di sana, bersamaan dengan kecupan manis di pipinya. "Maaf." Alam menunduk dan menyembunyikan wajahnya di lekuk leher Bulan. "Maaf banget," lirih laki-laki itu. Dari suara Alam, Bulan sudah menebak kalau laki-laki ini seperti ada masalah. Tidak bisa lebih lama lagi marah dengan Alam. Bulan mengusap kepala laki-laki itu dengan lembut. "Kamu kenapa?" Akhirnya pertanyaan itu terl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN