Grace menatap Agatha yang tengah asik melayani pelanggan. Agatha ternyata cukup mahir dalam hal perdagangan. Terbukti tokonya laku keras. Bahkan Agatha sudah mampu mengembalikan modal yang Grace berikan hanya dalam waktu satu bulan. Benar-benar wanita yang cerdas. Agatha memberikan uang sebagai modal pada Grace. Juga uang sebagai ongkos pembayaran sewa tokonya. Namun Grace menolak. Ia sama sekali tidak berminat dengan uang. Bukan itu tujuannya membantu Agatha. Selama satu bulan. Grace sering mengunjungi Agatha. Ia tidak memiliki kegiatan. Sehingga Grace hanya keluyuran tidak jelas. Kadang ia pergi ke mansionnya. Kadang ia menemani Mommy yang selalu mengajaknya berbelanja dan ke salon. Kegiatan yang membosankan bagi Grace. Omong-omong tentang Edward. Grace jadi tersenyum mengingatnya.

