Grace terbangun dari tidurnya. Namun ia merasa terlalu nyaman sehingga malas untuk membuka mata. Grace mengubah posisi kepalanya menghadap ke kanan.Ia merasakan tangan melingkar di perutnya. 'Tangan?' Mata Grace langsung terbuka. Ia terkejut saat yang pertama kali di tatapnya adalah Edward. Matanya mendelik. Melihat reaksi Grace yang sepertinya akan berteriak. Edward segera membungkam bibir Grace. Bermaksud agar wanita itu tidak mengacaukan pagi yang indah dengan teriakannya. "Stttt.." bisik Edward. Ia berharap Grace tidak berteriak "Edward." gumamnya. "Morning, Babe." Edward mengelus puncak kepala Grace. "Kau.. Fero dimana?" tanya Grace. "Di belakangku." ujar Edward. Grace berusaha sedikit bangkit. Ia menatap Fero yang tengah tidur di pinggir. Di belakang Edward. Matanya membulat

