#67 Obsesi Tedy

1073 Kata

Melihat wanita yang dicintainya tergolek lemah tak berdaya di ranjang sebuah rumah sakit sungguh membuat hati Andreas bagaikan teriris sebilah pisau yang sangat tajam. Dengan amat sangat lembut, Dia mengusap kening Tasya lalu menciumnya dalam dalam. Wajah yang kini penuh luka dan lebam telah menutupi kecantikan alaminya. Tidak hanya itu saja, dengan kepala yang terbalut perban putih dan kaki tertutup gibs keras menambah kesedihan Andreas. Bagaimana tidak, kini orang tidak dapat mengenalinya lagi dengan kondisi parah seperti itu. Sungguh kejam yang melakukan hal ini padanya. Semenjak keluar dari ruang operasi, Tasya belum sadarkan diri. Menurut suster jaga, semalam sempat kejang kejang namun kini kondisinya telah stabil. Andreas diminta untuk menunggu hingga Dokter datang dan menjelaskan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN