BAB : 30

1778 Kata

Lova, Odit dan Windi ... ketiganya kini tengah duduk di kursi taman yang ada di halaman belakang sekolah setelah istirahat dari jam pelajaran olah raga. Seolah berada dalam pikiran masing-masing, tapi dalam satu tema yang sama. Andine, masalahnya ada pada sahabat mereka itu. Sudah dalam seminggu kebelakang gadis itu tak ada kabarnya sama sekali. Ponselnya nggak aktif, begitupun saat dicek ke rumahnya juga tak menemukan informasi apa-apa. Satpam yang menjaga rumahnya hanya mengatakan kalau Andine pergi bersama orang tuanya, tapi tak menyebutkan kemana tujuan mereka. "Gais ... ini gimana kita mau nyariin Andine, ya? Udah berasa kayak nyariin cinta sejati dalam tumpukan para cogan aja," ujar Windi berpikir. Lova menatap aneh kearah Windi. "Baru tahu gue perumpamaan macam itu," komentarnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN