"Markeu, kapan kau akan menembakku? Kau sudah mengambil ciuman pertamaku. Kau harus bertanggung jawab." Ujar Haechan sedikit oleng. Ia pusing lama-lama ditengah orang banyak. "Hey, itu ciuman pertamaku juga." Ujar Mark menahan tubuh Haechan. "Oh? Benarkah? Kalau begitu biar aku yang tanggung jawab." Balas Haechan sambil menangkup wajah Mark kemudian menciumnya ganas. "Lihatlah mereka berdua. Apa mereka sadar ini tempat umum? Kemarin Jeno dan Jaemin sekarang giliran mereka? Chenle-ah kapan giliran kita?" Ujar Renjun menatap Chenle. "Sudah kubilang, kalau punyamu kecil aku tidak akan menerimanya." Jawab Chenle ketus. "Cih, Haechan sialan." Umpat Renjun. "Hey Jisung, karena kau sudah terlibat. Tunjukkan punyamu, malam ini aku harus bisa meniduri Chenle." Seru Renjun memanggil Jisung. Ch

