24 - Party

734 Kata

"Sampai ketemu nanti malam." Ujar Jeno kemudian mengecup Jaemin singkat sebelum meninggalkan kelas. "Jaemin-ah..." Panggil Haechan dan Renjun pada Jaemin yang sudah ditinggal Jeno. "What? Kenapa kalian memandangku seperti itu?" Tanya Jaemin melihat pandangan mereka. "Tak perlu malu, jujur saja. Kau semalam bercinta dengan Jeno, kan?" Goda Haechan dengan tatapan isengnya. "Wha..? Sensor dulu, baru ngomong. Chenle masih polos." Balas Jaemin berusaha tetap tenang. "Tidak apa, Chenle sebentar lagi juga akan melakukannya denganku." Ujar Renjun sambil merangkul Chenle tapi dilepas olehnya. "Melakukan apa, Renjunie?" Tanya Haechan, otaknya belum cukup kotor akibat racun Renjun. "Yang pernah aku bilang itu, Chen." Jawab Haechan sambil kembali memperagakan dengan jarinya. "Hm, apa punya Ren

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN