Debat dengan anak

1492 Kata

Kedua anakku menyiapkan semua keperluan untuk Papa mereka tanpa banyak bicara, bahkan cenderung diam saja. Semua mereka lakukan dalam senyap sedang aku menerka-nerka mengapa mereka seperti itu. "Biar Mama yang tuang buburnya ke rantang, kalian ganti baju aja," suruhku sambil mengeluarkan mangkok dari lemari. Tanpa banyak tanya mereka segera beralih ke kamar mereka. Pikiranku masih berputar-putar pada banyak hal, namun untuk bisa fokus dalam satu masalah sedikit membuatku kesulitan, alih-alih membuat kepalaku pusing sendiri lebih baik kudiamkan saja hingga mendapatkan waktu yang tepat untuk membahas hal itu. *** Kuparkirkan mobil di dekat lampu taman yang cukup luas, rumah sakit dengan d******i warna hijau khas angkatan darat yang kini kudatangi terlihat lengang dengan hanya beberapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN