10 Tahun Kemudian... Alia memarkirkan mobilnya di depan lapas, tempat Ares dipenjara. Ia turun dan segera berjalan menuju tempat penjemputan. Ares sudah menerima berkas pembebasannya, ia pun keluar dari pintu yang selama sepuluh tahun terakhir ini mengurungnya. Ares tersenyum saat melihat Istrinya, yang sudah menunggu kedatangannya di pintu keluar. Alia pun menyambutnya, dengan pelukan hangat yang paling membuat Ares bahagia. "Alhamdulillah..., akhirnya kesayangan Mamah udah bebas," ujar Alia sambil mengusap-usap punggung Ares, dengan lembut. "Iya Mah, Alhamdulillah. Terima kasih ya, karena Mamah sudah benar-benar mau bersabar menunggu Papah selama sepuluh tahun ini. Terima kasih, karena Mamah benar-benar mau melewati semuanya sama Papah, meskipun berat dan memalukan," ungkap Ares. Al
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


