Ares masih mengikuti langkah Alia dan Ranti secara diam-diam. Ia sengaja menjaga jarak dari mereka, agar mereka tak curiga kalau ia punya niat mengikuti. Ia tak ingin Alia menikah dengan Eza, Alia hanya boleh menjadi miliknya, seperti janji gadis itu pada Anis - dulu - di mana dia akan menjaga Ares dengan baik, jika Anis tak bisa menjaganya. Flashback On "Kak Ares mana ya, Neng? Nggak biasanya Kak Ares terlambat, apalagi kalau dia yang meminta bertemu seperti ini," Alia terus saja bertanya-tanya, sambil sesekali melongok ke ujung jalan depan. Anis tertawa pelan saat melihat tingkah Alia yang selalu disiplin dan tak suka dengan orang yang terlambat. "Neng Alia, sini duduk," panggil Anis, sambil menepuk-nepuk lantai teras yang kosong, di sampingnya. Alia pun patuh, lalu segera mendekat

