Marc & Leslie : Kabur

1132 Kata

"Kamu terlihat baik, Nak." Burhan memeluk erat keponakannya. "Paman! Ternyata kamu masih hidup! Kenapa bersembunyi! Paman tidak tahu aku seperti orang kehilangan arah??" Leslie menangis tersedu-sedu. "Ada sesuatu yang perlu Paman lakukan tanpa terdeteksi musuh. Sekarang semua sudah berlalu. Tapi, kulihat ada yang berubah." Burhan menatap tajam ke arah Marc yang mendekat. "Oh, ya, mengenai itu. Aku dan Marc ... kami dekat." Leslie memperlihatkan cincin berlian di jari manisnya. "Hai, Paman. Long time no see," sapa Marc. Burhan hanya mengangguk sedikit. "Kami berpikir kau sudah jadi abu." Lelaki bermata biru itu menyeringai. "Jaga mulutmu, Anak Muda." Leslie melontarkan tatapan tajam ke arah kekasihnya. "Aku hanya bercanda, Paman. Apa kabarmu setelah hidup kembali? Sepertinya bertam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN